Musi Rawas, Inmas
Siswa
siswi MTsN 1 Musi Rawas (Mura) mengikuti
deklarasi damai pelajar Muara Kelingi. Kegiatan ini diselenggarakan di
Halaman SMAN 1 Model Muara Kelingi pada Senin (24/09) yang diikuti oleh anggota
Polres Musi Rawas, kepala sekolah, kepala desa, komite dan seluruh pelajar dari
berbagai tingkat di Kecamatan Muara Kelingi.
Deklarasi
damai ini diselenggarakan bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia
pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya untuk menghilangkan
konflik antar pelajar yang dapat merusak citra pendidikan, khususnya di
Kabupaten Musi Rawas.
”Peristiwa pertikaian pelajar yang terjadi pada Senin 17 September 2018 lalu merupakan
sebuah fenomena yang sangat menyedihkan dan merusak citra dunia pendidikan. Seharusnya,
tindakan amoral seperti pertikaian, tawuran dan tindakan serupa lainnya tidak
layak dilakukan oleh seorang pelajar. Untuk itu, dengan adanya deklarasi damai
ini, diharapkan dapat menghilangkan konflik antar pelajar,” ujar Ferry
Fernandes,S.Pd selaku guru MTsN 1 Mura.
Lebih
lanjut Ferry menambahkan bahwa dalam kegiatan ini, seluruh pelajar di kecamatan
Muara Kelingi menyepakati 3 poin dalam deklarasi damai “Pertama, Menjunjung
tinggi nilai-nilai Ketuhanan yang maha esa, musyawarah untuk mufakat,
pluralitas persatuan dan kesatuan dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan
yang harmonis. Kedua, Menolak dengan keras segala bentuk kekerasan dan tawuran
antara pelajar dalam bentuk dan alasan apapun. Ketiga, mengajak kepada seluruh
pelajar Indonesia untuk selalu berfikir, berkata, bertindak dengan akal dan
menurut ridha Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Ferry.
Semoga
dengan adanya deklarasi damai ini, dapat menghilangkan budaya konflik antar
pelajar, sehingga kedepan peristiwa pertikaian dan tawuran kalangan pelajar
tidak terulang kembali, harap Ferry. (Soleh)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar